Rabu, 14 Oktober 2009 - 11:51 wib
M Budi Santosa - Okezone
Foto: Reuters
BEIJING - China dan Rusia mencapai kesepakatan dan siap untuk menandatangi pakta baru mengenai penggunaan rudal balistik. Kesepakatan ini sebagai bagian dari kunjungan Perdana Menteri Rusia Vladimir Putin pekan ini ke Beijing.
Kedua negara juga menyepakati kerja sama senilai USD3,5 miliar terkait dengan suplai gas dan minyak. Hal ini sebagai langkah awal untuk menjalin kerja sama yang lebih erat dua negara komunis itu, yang renggang sejak dekade 1950-an.
"Ini terlihat sebagai kerja sama yang spesial di antara dua negara terkait dengan penggunaan rudal balistik yang merupakan perjanjian rahasia yang tidak disampaikan ke negara lain," ujar pengamat milir dari Universitas Pertahanan Nasional China Li Daguang kepada Global Times seperti disitat Reuters, Rabu (14/10/2009).
Sebelumnya telah ada perjanjian serupa antara Rusia dengan Amerika pada 1971 pada saat dua negara masih terlibat dalam perang dingin. Namun demikian, perjanjian antara China dan Rusia ini disebut-sebut memiliki sejumlah perbedaan dengan perjanjian Rusia dengan Amerika. Sayang, tidak diperinci apa saja perbedaan dua perjanjian tersebut.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
silahkan komentari cerita - cerita ini: